Kelemahan United dibawah Solksjaer

Solskjaer-united

Manchester United memiliki satu kelemahan utama di bawah Solskjaer

dan hal tersebut akan dieksploitasi habis-habisan oleh tim lawan, demikian pernyataan legenda Liverpool John Aldridge pada sebuah wawancara.

Manchester United tidak cukup baik ketika bertahan di bawah manajer sementara Ole Gunnar Solskjaer.

Itulah pandangan pahlawan dan cendekiawan Liverpool John Aldridge.

Solskjaer telah membalikkan keadaan di Old Trafford sejak menggantikan Jose Mourinho bulan lalu.

Manchester United telah memenangkan semua dari enam pertandingan mereka di bawah kepemimpinan mantan striker mereka.

Kemenangan terakhir Solskjaer adalah kemenangan 1-0 di Tottenham akhir pekan lalu, namun, namun hal tersebut disebut hanya karena keberuntungan mereka saja.

David De Gea membuat 11 penyelamatan untuk menjaga Harry Kane dan kawan kawan untuk bisa menjebol gawang united dan membuat United bisa mengamankan tiga poin penting.

Namun, Aldridge menegaskan keberuntungan United akan habis dan pasukan Solskjaer akan segera tergelincir.

“United tidak memiliki kualitas defensif untuk dibandingkan dengan tim-tim di sekitar mereka di puncak dan meskipun mereka meraih kemenangan melawan Spurs pada hari Minggu, pembela mereka muncul sekali lagi,” kata Aldridge kepada Independent.ie.

“Mereka mengandalkan keberuntungan untuk mendapatkan kemenangan, tetapi masalah defensif yang telah menjadi masalah sepanjang musim belum hilang dan itu berarti mereka mungkin tergelincir dalam pertandingan ketika kita tidak mengharapkannya.”

United mencoba mengontrak pemain belakang di musim panas, namun, kesepakatan tidak terwujud.

Mungkin di jendela transfer kali ini United beruntung bisa menghadirkan pemain bertahan yang sesuai dengan kebutuhan di lini belakang mereka. Namun belum ada kabar burung siapa pemain bertahan yang akan menjadi target pemain yang akan didatangkan oleh Solksjaer.

Solskjaer telah sangat aktif setelah menggantikan Mourinho di Old Trafford, dengan pahlawan United itu bertujuan melakukan penggalian halus pada Special One.

Ketika ditanya tentang gaya permainan United, manajer sementara itu bersikeras Anda harus bermain sepak bola serang.

“Itulah yang dibangun United sepakbola menyerang, maju,” katanya.

“Saya harus jujur ??itu bisa merugikan kami di babak kedua. Kita bisa bermain dengan lebih banyak pengalaman, menyelesaikannya, dengan dua sentuhan.

“Kami ingin memainkan pass pembunuh terlalu dini. Kami bisa saja memainkan satu atau dua operan lebih, beralih bermain lebih sering.

United kembali beraksi pada laga Sabtu sore melawan Brighton di lanjutan laga Liga Primer Inggris.